dibawah ini adalah bagian atau komponen dari komputer :
MOTHERBOARD
1.
Chipset
Komponen
motherboard yang memiliki peran sangat penting adalah
chipset. Perangkat cerdas yang satu ini pada dasarnya berfungsi sebagai
jembatan arus data yang menghubungkan processor dengan macam-macam komponen
eksternal dan buses. Biasanya jenis chipset inilah yang menjadi patokan untuk
menentukan dan menilai fitur dan kemampuan sebuah motherboard.
Ada dua jenis chipset yang populer di kalangan
pengguna komputer, yaitu chipset intel yang hanya bisa digunakan untuk CPU
Intel, dan chipset AMD untuk prosesor keluaran AMD. Kedua kelompok ini pun
terbagi lagi kepada berbagai macam jenis generasi chipset yang terus
berkembang.
Umumnya, chipset dirancang khusus untuk mendukung
seri atau model prosesor tertentu saja. Tidak bisa sembatrangan, sebelum
dipasang pada sebuah komputer biasanya akan dibuat perhitungan antara chipset,
jumlah RAM yang ingin dipasang, tipe prosesor dan desain motherboardnya
sendiri. Semakin canggih chipset yang digunakan, maka akan semakin canggih pula
motherboard yang akan menjalankan banyak fungsi di dalam sebuah komputer.
Sebagai gambaran, jenis chipset yang digunakan
pada motherboard akan berpengaruh pada beberapa poin penting berikut ini :
- Tipe prosesor yang bisa digunakan pada motherboard
- Kelengkaaqn port I/O yang mampu disediakan
- Tipe display adaptor yang bisa digunakan
- Jenis memori yang yang bisa mendukung sistem
PC dan kapasitas maksimum memori yng bisa dipergunakan pada
motherboard
- Kelengkapan fitur tambahan, misalnya LAN card, modem,
dan soud card. Biasanya terdapat chipset yang menyediakan fitur ini sudah
on board di dalam motherboard-nya
·
jika dulu teknologi chipset masih sangat
terbatas, saat ini sudah ada beberapa jenis chipset yang dapat mendukung lebih
dari satu tipe RAM sekaligus. Salah satu contohnya adalah chipset Intel i91 yang
dapat bekerja dengan prosesor Intel Pentium 4 dan Celeron dengan konfigurasi
menggunakan DDR atau DDR2. Seiring dengan kemajuan jaman, perkembangan chipset
terus terjadi, namun tidak bisa serta merta terjadi begitu saj, karena harus
disesuaikan dengan kemajuan teknologi yang terjadi pada beberapa perangkat
keras komputer lainnya.
·
Dalam menjalankan fungsinya, chipset biasanya
dibantu oleh beberapa komponen yang memiliki peran cukup besar. Berikut ini dua
komponen dasar yang biasanya menjadi pendukung komponen chipset motherboard :
·
– Northbridge / MCH
·
Northbridge merupakan nama yang digunakan oleh
AMD, VIA dan beberapa perusahaan pencetak hardware lainnya, sementara pabrikan
Intel lebih suka menyebutnya dengan nama MCH yang merupakan singkatan dari
Memory Controller Hub. Disebut dengan istilah apapun, pada dasarnya fungsi
Northbridge tetap sama, yakni bertindak sebagai bagian dari chipset dalam
mengatur pertukaran data yang bersifat internal, seperti pada video card,
prosesor dan memori.
·
Dalam sistem kerjanya, Northbridge bekerja sama
dengan chip southbridge. Jika diurai lebih jauh lagi, Northbridge bertugas
mengendalikan atau menangani komunikasi antara CPU, RAM, AGP atau PCI Express,
dan southbridge. Northbridge juga berperan menentukan jumlah, tipe dan kecepatan
CPU yang dapat dipasangkan pada motherboard, termasuk menentukan jumlah,
kecepatan dan tipe RAM yang dapat digunakan.
·
– Southbridge
·
Southbridge merupakan sebutan untuk komponen
pembantu northbridge yang menghubungkan northbridge dengan komponen atau
periferal yang lainnya. Sebenarnya tugas dua komponen ini bisa dikatakan hampir
sama, hanya saja jika Northbridge cenderung berfungsi sebagai pengatur masalah
internal, Southbridge justru difungsikan sebagai pengatur masalah eksternal
yang berhubungan dengan I/O dan manusia.
·
Jika diurai lebih jauh, Southbridge memiliki
beberapa fungsi penting seperti mengontrol bus IDE, USB, dukungan Plug and
Play, menjembatani PCI dan Isa, mengontrol keyboard dan mouse, mengontrol fitur
power management dan sejumlah perangkat lainnya.
·
Selain itu perbedaan antara Southbridge dan
Northbridge adalah jalur penghubung yang mereka gunakan masing-masing untuk
berhubungan dengan perangkat
keras komputer lainnya. Jika Southbridge menggunakan jalur
penghubung yang kecepatannya (kecepatan bus) lebih lambat (misalnya bus PCI dan
bus ISA), Northbridge justru menggunakan jalur penghubung yang djauh lebih
cepat.
·
– System-on-Chip
·
Selain chipset yang terdiri dari kombinasi
antara Northbridge dan Southbridge, ada pula chipset yang telah menggunakan
konsep chip sistem atau system-on-chip. Biasanya chipset jenis ini telah
menyediakan komponen hardware yang sudah on-board dalam motherboard, misalnya
VGA dan modem.
2. CPU Socket
Ini merupakan tempat dimana prosesor dipasang,
sebagai salah satu bagian motherboard yang memiliki peran sangat besar terhadap
jalannya siklus informasi data di dalam sebuah komputer.
Biasanya CPU Socket terdiri dari berbagai macam
jenis yang menentukan prosesor model apa yang bisa dipasang pada soket
tersebut. Dengan begitu maka tiap-tiap soket memiliki spesialisasinya
masing-masing, dimana hanya soket tertentu saja yang bisa dipasang prosesor
tertentu pula.
Beberapa contoh CPU Socket untuk motherboard
komputer yaitu ZIF (Zero Insertion Force) atau yang lebih dikenal dengan
istilah Socket 7. Ini merupakan CPU Socket model lama yang cukup populer karena
kelebihannya yang kompatibel untuk prosesor buatan Intel, AMD, atau Cyrix. CPU
Socket lainnya yang juga populer adalah Socket 370. Soket ini mirip dengan
Socket 7 tetapi jumlah pinnya sesuai dengan namanya, 370 biji. Soket ini hanya
bisa dikawinkan dengan prosesor buatan Intel saja.
Sementara soket yang dirancang khusus untuk
prosesor AMD dan cukup populer adalah Socket A. Istilah A digunakan AMD untuk
menunjuk merek prosesor Athlon. Untuk keluarga prosesor Intel Pentium II dan
III, slot yang digunakan disebut dengan Slot 1, sementara motherboard yang
menunjang prosesor AMD menggunakan Slot A untuk jenis slot yang seperti itu.
3.
Basic Input Output System (BIOS) Chip
BIOS merupakan singkatan dari Basic
Input-Ouput System, namun juga sering dikaitkan dengan sebuah kata dalam bahasa
Yunani ‘bioc’ yang berarti ‘kehidupan’. Makna ini sejalan dengan fungsi BIOS
yang pada hakikatnya memang menjadi salah satu unsur ‘kehidupan’ bagi sebuah
komputer.
Sederhanya, BIOS adalah adalah
sebuah chip yang menyimpan perangkat lunak untuk mengontrol hardware dan
berfungsi sebagai interface antara hardware dan operating system (OS). BIOS
digunakan oleh komputer untuk mempersiapkan prosess booting (startup) dan
mengecek kesiapan sistem dan hardware sebelum komputer dijalankan.
Untuk mengetahuinya sedikit lebih
jauh, berikut ini beberapa fungsi BIOS secara umum :
- BIOS menjalankan inisialisasi serta pengujian terhadap
perangkat keras komputer yang eksis, dimana dalam bahasa proses fungsi
BIOS tersebut dikenal dengan istilah Power On Self Test alias POST.
- Ketika komputer mulai dihidupkan, BIOS akan memuat
perintah tersebut dan segera menjalankan sistem operasi agar komputer
dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya.
- BIOS memiliki andil besar terhadap sistem pengaturan
konfigurasi dasar pada
komputer seperti pengaturan tanggal dan waktu. Serta turut berperan pula dalam hal konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, dan menjaga komputer agar tetap stabil. - Dengan menggunakan sebuah sistem yang disebut BIOS Runtime Services, BIOS membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras komputer secara terorganisir.
- BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan beberapa jenis perangkat keras komputer lainnya seperti keyboard.
4.
Baterai CMOS (Complimentary Metal Oxide Semicondutor Battery)
Komponen pada motherboard berikutnya adalah
Complimentary Metal Oxide Semicondutor (CMOS) Battery. Sesuai dengan namanya,
perangkat ini berfungsi sebagai baterai atau sumber tegangan bagi BIOS (Basic
Input-Ouput System), sekaligus memiliki peran dalam menyimpan konfirgurasi
setting BIOS yang meliputi settingan komputer, waktu, tanggal, dan lain-lain.
Sebagai contoh, dengan adanya CMOS Battery maka
konfigurasi yang sudah disetting seperti waktu dan tanggal tidak akan berubah
setiap komputer dimatikan dan dinyalakan kembali keesokan harinya. Informasi
mengenai tanggal dan waktu pada komputer tetap mengalami update dengan
meneruskan jenjang waktu yang terjadi sejak komputer dimatikan hingga akhirnya
dinyalakan kembali. Seandainya perangkat ini tidak ada, itu artinya komputer
Anda akan tetap menampilkan tanggal dan waktu yang sama dengan hari kemarin
(saat komputer dimatikan), padahal kenyataannya jenjang waktu yang terjadi
sudah memakan beberapa momen yang berjalan cukup lama.
5. Slot PCI (PCI
Slot)
Komponen motherboard berikutnya adalah
slot PCI. PCI sendiri merupakan singkatan dari Peripheral Component
Interconnect, atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai interkoneksi
komponen periferal. Pada dasarnya PCI merupakan bus yang didesain untuk
menangani beberapa perangkat keras. Konsep PCI pertama kali diwujudkan pada
bulan Juni 1992 dengan nama PCI vesi 1.0. Semenjak saat itu komponen ini masih
terus digunakan hingga sekarang, tentunya dengan sejumlah pengembangan mutakhir
yang menjadikannya kian efektif.
Salah satu pengembangan dari slot PCI adalah PCI
Express yang digunakan sebagai slot ekspansi (slot tambahan atau eksternal)
pada sebuah komputer. PCI Express sendiri terbagi menjadi dua yang disesuaikan
menurut fungsinya masing-masing, diantaranya yaitu :
- Slot PCI Express x16
Adalah slot khusus yang bisa digunakan atau dipasangi kartu VGA generasi terbaru. - Slot PCI Express x1
Sdalah slot untuk memasang periferal (card) lainnya selain kartu VGA.
6.
Slot AGP (AGP Slot)
Komponen motherboard berikutnya adalah AGP
slot, tempat untuk memasang AGP yang menurut definisi bisa diartikan sebagai
Accelerted Graphics Port. Perangkat ini lahir dari perkembangan yang terjadi
pada slot PCI, dimana secara fungsi AGP merupakan slot ekspansi yang digunakan untuk
mengggantikan slot PCI yang sudah tidak mencukupi lagi dalam menangani lalu
lintas data antara CPU dengan kartu video (video card).
7. Konektor IDE
Bagian motherboard yang satu ini memiliki fungsi
untuk menghubungkan motherboard dengan media penyimpanan seperti hardisk atau
floppy disk. Konektor IDE biasanya terdiri dari dua bagian yaitu :
- Primary IDE
Berfungsi menghubungkan motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master. - Secondary IDE
Berfungsi menghubungkan piranti-piranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave.
8. Slot Memori
(Memory Slot)
Komponen motherboard selanjutnya adalah slot
memori yang biasanya memiliki bentuk agak panjang dan ramping. Fungsinya tentu
saja sebagai tempat dipasangnya Random Access Memory (RAM). Jenis dari slot
memori sendiri juga berbeda-beda, tergantung dengan sistem yang digunakannya,
mulai dari SDRAM, RAMBUS, DDR SDRAM, DDR2-SDRAM, DDR3, atau SDRAM. Saat ini
sudah bukan hal yang asing lagi jika sebuah motherboard memiliki lebih daru
satu slot memori (RAM), bahkan pada spesifikasi komputer high-end ada
motherboard yang dilengkapi hingga 6 slot RAM.
9. CPU Fan &
Heat Sink (HSF)
Komponen yang melekat pada motherboard berikutnya
adalah Heat Sink Fan (HSF), adalah sebuah benda yang terdiri dari aluminium
yang dilengkapi dengan fan/kipas untuk mendinginkan chip atau prosesor yang
menghasilkan panas ketika bekerja. Pada prosesor dan chip kartu grafis, umumnya
dilengkapi dengan fan, sedangkan yang lainnya tidak dilengkapi fan karena suhu
yang dihasilkan bisa dilepas dengan heatsink
10. Konektor
Penghubung (Connectors For Integrated Peripherals)
Komponen motherboard berikutnya
adalah konektor yang berfungsi sebagai penghubung antara motherboard dengan
perangkat keras komputer tambahan lainnya. Dalam bahasa Inggris, komponen ini
disebut dengan istilah ‘Connectors For Integrated Peripherals‘.
Berikut ini beberapa jenis konektor
penghubung atau I/O port yang biasa terdapat pada sebuah motherboard :
- Port paralel (LPT1 atau LPT2) : Port yang berfungsi untuk peralatan yang bekerja
dengan transmisi data secara paralel. Biasanya dipakai untuk memasang
printer atau scanner sebelum generasi USB.
- Port Serial (Com 1, Com 2) : Port yang berfungsi untuk memasang periferal
kecepatan rendah dengan mode transfer data serial. Akan tetapi saat ini
jarang sekali digunakan.
- Port AT/PS2
: Port yang berfungsi untuk menghubungkan mouse dengan komputer.
- Port USB (Universal Serial Bus) : Port yang berfungsi untuk antarmuka dengan periferal
/ peralatan eksternal generasi terbaru yang menggantikan port paralel dan
port serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini misalnya camera
digital, scanner, printer USB, handycam, dan peraltan tambahan eksternal.
- Port VGA
: Port yang berhubungan langsung dengan layar. Port ini terdapat pada
motherboard yang menggunakan chipset VGA on board atau menggunakan VGA
card yang diletakkan pada slot AGP.
- Port Audio
: Port yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio
seperti speaker, mikrofon, line-in dan juga line-out. Tapi motherboard
sekarang sudah banyak yang menggunakan chipset audio on-board.
- Port LAN
: Port yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan jaringan
komputer seperti LAN (Local Area Network).
- Port SPDIF
: Port yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan periferal audio
seperti home theatre.
- Port Firewire
: Port yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan
tinggi seperti video capture atau seperti streaming video.
Hard Disk
Hard disk merupakan ruang simpan utama
dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem operasi dan mekanisme kerja
kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan.
Dalam sebongkah hard disk, terdapat berbagai macam ruangruang kecil (direktori, folder, subdirektori, subfolder), yang masing-masing dikelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Di situlah data-data diletakkan.
Ruang kecil dalam hard disk bekerja dalam logika saling tergantung (interdependent). Data/informasi dalam satu ruang kadangkala diperlukan untuk menggerakkan data/ informasi yang berada di ruang lain. Ada ruang di mana data di dalamnya tidak boleh diutak-atik atau dipindahkan ke tempat lain, ada ruang di mana kita bisa membuang dan menaruh data secara bergantian sesuai kebutuhan.
Hard disk terdiri atas beberapa komponen penting. Komponen utamanya adalah pelat (platter) yang berfungsi sebagai penyimpan data. Pelat ini adalah suatu cakram padat yang berbentuk bulat datar, kedua sisi permukaannya dilapisi dengan material khusus sehingga memiliki pola-pola magnetis. Pelat ini ditempatkan dalam suatu poros yang disebut spindle.
Dalam sebongkah hard disk, terdapat berbagai macam ruangruang kecil (direktori, folder, subdirektori, subfolder), yang masing-masing dikelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Di situlah data-data diletakkan.
Ruang kecil dalam hard disk bekerja dalam logika saling tergantung (interdependent). Data/informasi dalam satu ruang kadangkala diperlukan untuk menggerakkan data/ informasi yang berada di ruang lain. Ada ruang di mana data di dalamnya tidak boleh diutak-atik atau dipindahkan ke tempat lain, ada ruang di mana kita bisa membuang dan menaruh data secara bergantian sesuai kebutuhan.
Hard disk terdiri atas beberapa komponen penting. Komponen utamanya adalah pelat (platter) yang berfungsi sebagai penyimpan data. Pelat ini adalah suatu cakram padat yang berbentuk bulat datar, kedua sisi permukaannya dilapisi dengan material khusus sehingga memiliki pola-pola magnetis. Pelat ini ditempatkan dalam suatu poros yang disebut spindle.
1. Spindle
Hard disk terdiri dari spindle yang menjadi pusat putaran dari keping-keping cakram magnetik penyimpan data. Spindle ini berputar dengan cepat, oleh karena itu harus menggunakan high quality bearing.
Dahulu hard disk menggunakan ball bearing namun kini hard disk sudah menggunakan fluid bearing. Dengan fluid bearing maka gaya friksi dan tingkat kebisingan dapat diminimalisir. Spindle ini yang menentukan putaran hard disk. Semakin cepat putaran rpm hard disk maka semakin cepat transfer datanya.
2. Cakram Magnetik (Magnetic Disk)
Pada cakram magnetik inilah dilakukan penyimpanan data pada hard disk. Cakram magnetik berbentuk plat tipis dengan bentuk seperti CD-R. Dalam hard disk terdapat beberapa cakram magnetik.
Hard disk yang pertama kali dibuat, terdiri dari 50 piringan cakram magnetik dengan ukuran 0.6 meter dan berputar dengan kecepatan 1.200 rpm. Saat ini kecepatan putaran hard disk sudah mencapai 10.000rpm dengan transfer data mencapai 3.0 Gbps.
3. Read-write Head
Read-write Head adalah pengambil data dari cakram magnetik. Head ini melayang dengan jarak yang tipis dengan cakram magnetik. Dahulu head bersentuhan langsung dengan cakram magnetik sehingga mengakibatkan keausan pada permukaan karena gesekan. Kini antara head dan cakram magnetik sudah diberi jarak sehingga umur hard disk lebih lama.
Read-write head terbuat bahan yang terus mengalami perkembangan, mulai dari Ferrite head, MIG (Metal-In-Gap) head, TF (Thin Film) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, GMR (Giant Magnetoresistive) Heads dan sekarang yang digunakan adalah CMR (Colossal Magnetoresistive) Heads.
4. Enclosure
Enclosure adalah lapisan luar pembungkus hard disk. Enclosure berfungsi melindungi semua bagian dalam hard disk agar tidak terkena debu, kelembaban dan hal lain yang dapat mengakibatkan kerusakan data.
Dalam enclosure terdapat breath filter yang membuat hard disk tidak kedap udara, hal ini bertujuan untuk membuang panas yang ada didalam hard disk karena proses putaran spindle dan pembacaan Read-write head.
5.Interfacing Module
Interfacing modul berupa seperangkat rangkaian elektronik yang mengendalikan kerja bagian dalam hard disk, memproses data dari head dan menghasilkan data yang siap dibaca oleh proses selanjutnya. Interfacing modul yang dahulu banyak dipakai adalah sistem IDE (Integrated Drive Electronics) dengan sistem ATA yang mempunyai koneksi 40 pin.
Teknologi terbaru dari interfacing module adalah teknologi Serial ATA (SATA). Dengan SATA maka satu hard disk ditangani oleh satu bus tersendiri didalam chipset, sehingga penanganannya menjadi lebih cepat dan efisien. hard disk SATA sekarang perlahan sudah menggantikan hard disk ATA yang makin lama mulai hilang dari pasaran.
Hard disk terdiri dari spindle yang menjadi pusat putaran dari keping-keping cakram magnetik penyimpan data. Spindle ini berputar dengan cepat, oleh karena itu harus menggunakan high quality bearing.
Dahulu hard disk menggunakan ball bearing namun kini hard disk sudah menggunakan fluid bearing. Dengan fluid bearing maka gaya friksi dan tingkat kebisingan dapat diminimalisir. Spindle ini yang menentukan putaran hard disk. Semakin cepat putaran rpm hard disk maka semakin cepat transfer datanya.
2. Cakram Magnetik (Magnetic Disk)
Pada cakram magnetik inilah dilakukan penyimpanan data pada hard disk. Cakram magnetik berbentuk plat tipis dengan bentuk seperti CD-R. Dalam hard disk terdapat beberapa cakram magnetik.
Hard disk yang pertama kali dibuat, terdiri dari 50 piringan cakram magnetik dengan ukuran 0.6 meter dan berputar dengan kecepatan 1.200 rpm. Saat ini kecepatan putaran hard disk sudah mencapai 10.000rpm dengan transfer data mencapai 3.0 Gbps.
3. Read-write Head
Read-write Head adalah pengambil data dari cakram magnetik. Head ini melayang dengan jarak yang tipis dengan cakram magnetik. Dahulu head bersentuhan langsung dengan cakram magnetik sehingga mengakibatkan keausan pada permukaan karena gesekan. Kini antara head dan cakram magnetik sudah diberi jarak sehingga umur hard disk lebih lama.
Read-write head terbuat bahan yang terus mengalami perkembangan, mulai dari Ferrite head, MIG (Metal-In-Gap) head, TF (Thin Film) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, GMR (Giant Magnetoresistive) Heads dan sekarang yang digunakan adalah CMR (Colossal Magnetoresistive) Heads.
4. Enclosure
Enclosure adalah lapisan luar pembungkus hard disk. Enclosure berfungsi melindungi semua bagian dalam hard disk agar tidak terkena debu, kelembaban dan hal lain yang dapat mengakibatkan kerusakan data.
Dalam enclosure terdapat breath filter yang membuat hard disk tidak kedap udara, hal ini bertujuan untuk membuang panas yang ada didalam hard disk karena proses putaran spindle dan pembacaan Read-write head.
5.Interfacing Module
Interfacing modul berupa seperangkat rangkaian elektronik yang mengendalikan kerja bagian dalam hard disk, memproses data dari head dan menghasilkan data yang siap dibaca oleh proses selanjutnya. Interfacing modul yang dahulu banyak dipakai adalah sistem IDE (Integrated Drive Electronics) dengan sistem ATA yang mempunyai koneksi 40 pin.
Teknologi terbaru dari interfacing module adalah teknologi Serial ATA (SATA). Dengan SATA maka satu hard disk ditangani oleh satu bus tersendiri didalam chipset, sehingga penanganannya menjadi lebih cepat dan efisien. hard disk SATA sekarang perlahan sudah menggantikan hard disk ATA yang makin lama mulai hilang dari pasaran.
PROCESSOR
Processor atau Microprocessor adalah sebuah perangkat
keras yang menjadi otak sebuah komputer dan apabila PC tanpa
processor maka PC tidak dapat dijalankan. Processor sering juga disebut sebagai
pusat pengendali atau otak komputer yang didukung oleh komponen lainnya.
Processor merupakan suatu IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem
komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi
untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas.Letak sebuah Processor adalah pada socket yang telah disediakan di bagianmotherboard, Processor dapat diganti dengan processor yang lain asalkan processor tersebut sesuai dengan socket yang ada pada motherboard.
Banyak merk prosesor yang beredar dipasaran diantaranya Intel, AMD, IBM, Apple, Cyrix VIA, dan IDT. Namun ada 2 Perusahaan yang tekenal di dunia sebagai pengembang processor untuk PC yaitu AMD dan Intel.
Processor juga memiliki tugas membagi pekerjaan pemrosesan data kepada seluruh komponen komputer, dan ini dilakukan dalam kecepatan yang sangat tinggi. Oleh karena itu processor menjadi sangat panas sehingga biasanya dilengkapi dengan kipas pendingin.
Bagian terpenting dari prosesor terbagi menjadi 3 yaitu :
- Aritcmatics Logical Unit (ALU), adalah alat yang melakukan pelaksanaan
dasar seperti pelaksanaan aritmatika (tambahan, pengurangan, dan
semacamnya), pelaksanaan logis (AND, OR, NOT), dan pelaksanaan
perbandingan (misalnya, membandingkan isi sebanyak dua slot untuk
kesetaraan). Pada unit inilah dilakukan “kerja” yang nyata;
- Control Unit (CU),
merupakan suatu alat pengontrolan yang berada dalam komputer yang
memberitahukan unit masukan mengenai jenis data, waktu pemasukan, dan
tempat penyimpanan didalam primary storage. Control unit juga bertugas
memberitahukan kepada arithmatic logic unit mengenai operasi yang harus
dilakukan, tempat data diperoleh, dan letak hasil ditempatkan Perangkat-perangkat
alat proses bersertaperlengkapan.
- Memory Unit (MU), merupakan bagian dari processor yang
menyimpan alamat-alamat register data yang diolah oleh ALU dan CU.
- Jenis-jenis
Processor:
- Socket,
yaitu berbentuk kotak persegi yang terdapat pin (kaki) konektor;
- Slot,
yaitu berbentuk batangan yang ditancapkan pada port yang khusus disediakan
untuk processor model slot. Pada umumnya processor jenis slot banyak
ditemukan untuk komputer Pentium II dan Pentium III.
Mengenal Fungsi Processor Komputer
Fungsi Processor dan Bagiannya terdiri dari tiga
bagian utama yaitu :1. Control Unit (CU)
Semua peralatan pada sistem komputer dikendalikan dan diatur oleh bagian ini. Perpindahan data dari memori utama dieksekusi di bagian CU ini. Untuk kemudian dikirim kembali hasilnya ke memori utama. Setelah itu layar monitor akan menampilkan hasil outputnya atau harddisk akan menyimpan data hasil olahan tersebut.
2. Arithmatic and Logical Unit (ALU)
Perhitungan matematika / aritmatika semuanya dilakukan pada Bagian ALU ini, tanpa terkecuali. Selain itu, apabila program / software yang sedang kita gunakan mengalami masalah maka akan ada Informasi Peringatan Kesalahan (Error Warning) yang tampil di monitor, yang kesemuanya itu dilakukan di bagian ALU ini. Intinya, bagian ALU ini merupakan bagian LOGIKA (pengambil keputusan).
3. Registry (Register)
Register merupakan tempat ngantri data-data yang akan diproses, sebelum data tersebut masuk ke memori utama. Walaupun bagian ini merupakan media penyimpanan kecil namun memiliki kecepatan akses tinggi.
Tambahan : ada perbedaan letak kaki socket prosessor pada seri prosessor soket 478 (pentium 4) dan pada prosessor soket LGA 775. Prosessor soket LGA 775 terdapat pada dudukan di mainboardnya.
Fungsi Processor sangat dominan dan utama, sebab tanpa Processor maka komputer sama saja seperti manusia yang kehilangan otaknya. Sebab pada processor itulah semua pengendalian dan pemrosesan terjadi. Bedanya processor dengan otak yaitu processor hanya berfungsi sebagai pemroses data saja, kemudian data tersebut dikirimkan ke memori utama kembali. Processor tidak bisa menyimpan data seperti halnya otak manusia.
Cara Kerja Fungsi Processor dalam Komputer
Ketika processor bekerja maka tidak bisa terlepas
dari komponen/peralatan pendukung lainnya seperti Harddisk dan Memory (RAM).
Ketiga bagian tersebut akan terus saling terhubung satu sama lain dalam
memproses suatu data. Fungsi Processor diibaratkan
seperti otaknya komputer, yang akan memerima data kemudian memprosesnya lalu
outputnya dikirim kembali ke memory atau pun harddisk.Sebenarnya bahasa / kalimat yang dikenali oleh processor hanya angka 0 dan 1. Dua angka itu saja. Disebut juga bahasa mesin / bilangan biner (01011001). Angka 0 diartikan dengan tidak adanya sinyal listrik, dan angka 1 diartikan dengan adanya sinyal listrik.
Pada tahun awal fungsi processor hanya untuk mengolah aritmatika saja, persis sama seperti kalkulator zaman sekarang. Namun di era modern sekarang ini fungsi processor sudah sangat maju. Seperti untuk mengolah data multimedia (audio, video, gambar) dan citra.
biar lebih mudahnya langsung saja kita lihat video cara merakit komputer di bawah ini :

